PP SESMI Apresiasi Langkah Kejaksaan Agung Tetapkan 4 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Minyak Goreng

  • Bagikan
Sanusi, Ketua Umum PP SESMI

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Pengurus Pusat Serikat Sarjana Muslimin Indonesia (PP SESMI) mengapresiasi langkah Jaksa Agung Burhanuddin yang menetapkan Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI, Indrasari Wisnu Wardhana sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas ekspor crude palm oil atau CPO atau minyak goreng.

Ketua Umum PP SESMI Sanusi menyebut, pengungkapan kasus ini sangat penting, sebab sejumlah masyarakat sangat terdampak dengan mahal dan langkanya minyak goreng beberapa bulan terakhir.

“Kami mengapresiasi keberhasilan Jaksa Agung mengungkap kasus ini dan mendukung langkah Jaksa Agung dengan menetap tersangka kepada pejabat pemerintah sekelas Dirjen yang terbukti menyalahgunakan wewenang untuk kepentingan sendiri.,” ujarnya di Jakarta, Rabu (20/4/2020).

Ia melanjutkan, terkuaknya kasus ini bisa menjadi momentum bagi pemerintah untuk bersih-bersih di Kementerian Perdagangan. Bukan tidak mungkin ada pejabat lain yang terlibat dalam masalah ini mengingat ada beberapa perusahaan swasta yang terlibat.

“Dengan terugkapnya kasus ini, Presiden Joko Widodo bisa menjadikan Kementerian Perdangan sebagai prioritas untuk dievaluasi. Sebentar lagi lebaran, mafia pangan tidak boleh diberi ruang gerak. Mafia pangan harus ditekan dan diantisipasi. Pemerintah bisa memulai dengan bersih-bersih di Kementerian Perdagangan,” lanjut Sanusi.

Selain Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Jaksa Agung juga menetapkan 3 tersangka lain dari pihak swasta. Ketiga orang ini bersama Dirjen PLN Kemendag melakukan pemufakatan melawan hukum yang berakibat langkanya minyak goreng didalam negeri. Ini juga membuktikan dugaan adanya mafia minyak goreng.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan