Wiku Adisasmito: Mudik Menjadi Hal yang Penting bagi Masyarakat

  • Bagikan
Jubir Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan setiap kebijakan yang diterapkan saat mudik merupakan bentuk pembelajaran dari tiga kali lonjakan kasus Covid-19 sebelumnya.

“Mudik menjadi satu hal yang penting bagi masyarakat karena mereka sudah lama tidak mudik. Tapi kita berkaca pada pengalaman tiga lonjakan kasus sebelumnya yang terjadi usai libur panjang, nyatanya kasus juga melonjak. Maka dari itu kita perlu berhati-hati,” kata Wiku dalam Webinar Mudik Sehat, Mudik Aman 2022 yang diikuti secara daring di Jakarta, Jumat.

Wiku menuturkan pada kegiatan mudik tahun 2022 ini, setiap aturan yang dibuat oleh Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 benar-benar harus mampu melindungi masyarakat dari penularan virus sehingga dapat mudik dengan sehat dan aman hingga kembali ke kota asalnya.

Hal tersebut dapat dilihat pada surat edaran Satgas Nomor 16 tentang ketentuan bagi pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) agar tradisi mudik tahun 2022 terlaksana secara sehat dan aman serta surat edaran (SE) Satgas Nomor 17 Tahun 2022 tentang Ketentuan pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) yang berlaku efektif sejak 19 April 2022.

Di mana kedua adendum tersebut mengatur mengenai ketentuan tes COVID-19 berdasarkan dosis vaksin yang diterima, aturan baru bagi anak usia 6-17 tahun dan penambahan pintu masuk bagi pelaku perjalanan luar negeri.

Satgas pusat bersama satgas di tingkat daerah juga akan memperketat pengamanan protokol kesehatan di sejumlah titik jalur mudik seperti di rest area ataupun fasilitas umum publik. Termasuk di jalur internasional dan perbatasan antar daerah.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan