Bos Facebook Mark Zuckerberg, Kamala Harris, dan 27 Warga Amerika Dilarang Masuk ke Rusia Tanpa Batas Waktu

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Rusia memberlakukan larangan perjalanan untuk memasuki wilayahnya kepada sejumlah warga Amerika Serikat, Kamis, 21 April, waktu setempat. Larangan masuk ke Rusia tersebut tanpa batas waktu.

Sejumlah tokoh yang mendapat pencekalan untuk masuk ke wilayah Rusia di antaranya, Wakil Presiden AS, Kamala Harris, bos Facebook Mark Zuckerberg. Langkah untuk melarang sejumlah tokoh terkemuka Amerika Serikat masuk wilayah rusia sebagai pembalasan terhadap sanksi yang dijatuhkan kepada Rusia atas invasi ke Ukraina.

Selain warga Amerika Serikat, Kementerian luar negeri Rusia juga melakukan pembatasan perjalanan pada 29 orang Amerika dan 61 warga Kanada. Mereka juga termasuk pejabat pertahanan, pemimpin bisnis dan jurnalis dari kedua negara.

Melansir themoscowtimes, Kementerian Luar Negeri mengatakan daftar itu terdiri dari orang-orang yang bertanggung jawab atas kebijakan "Russophobia" kedua negara.

Salah satu pejabat yang menjadi sasaran pelarangan masuk ke Rusia adalah juru bicara Departemen Luar Negeri, Ned Price.

Kendati mendapat pencekalan masuk ke negara Beruang Merah, Ned Price justru menganggap larangan bepergian ke Rusia "suatu kehormatan"

"Saya harus mengatakan itu tidak kurang dari sebuah penghargaan untuk mendapatkan kemarahan dari pemerintah yang berbohong kepada rakyatnya sendiri. Pemerintaha yang membuat brutal tetangganya dan berusaha untuk menciptakan dunia. Jalan mereka, padam," kata Price kepada wartawan.

Soal pakah dia harus membatalkan rencana perjalanan ke Rusia, Price malah balik menyindir,

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan