Anies Bagikan Hand Sanitizer Dituding Jubir PSI Bagikan Kaos, Pengurus PMI: Ditunggu Permintaan Maafnya, karena Melukai Nilai-nilai Kemanusiaan

  • Bagikan
Video Anies Baswedan bagi-bagi paket kesehatan kepada para pemudik

FAJAR.CO.ID, JAKARTA --Jubir PSI Sigit Widodo dituntut salah seorang pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta Andi Angger meminta maaf.

Itu lantaran Jubir PSI Sigit Widodo menuding Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membagikan kaos kepada para pemudik.

Tudingan itu dilontarkan Jubir PSI Sigit Widodo melalui akun Twitter pribadinya, @sigitwid, pada Kamis (28/4/2022).

Awalnya, Sigit Widodo mengomentari rombongan pemudik gratis Pemprov DKI Jakarta yang mengenakan kaos bergambar Anies Baswedan.

Pada kaos putih itu terdapat foto Anies Baswedan dengan tulisan “Anies Baswedan Presiden Indonesia”.

“Mudik gratis ini menggunakan dana APBD DKI Jakarta sebesar Rp 13,7 miliar, kalau digunakan untuk kepentingan pribadi bisa dikategorikan sebagai penyalahgunaan wewenang untuk menguntungkan diri sendiri,” cuitnya pada Rabu (27/4/2022).

Cuitan itu lantas dilanjutkan sehari setelahnya dengan mengunggah video momen Anies membagikan sesuatu kepada para pemudik.

Dalam video itu, Anies membagikan sebuah paket terbungkus plastik di dalam sebuah bus yang berisi para pemudik.

“Sekarang malah beredar video Pak @aniesbaswedan membagi-bagikan kaosnya kepada para pemudik dengan menggunakan baju seragam gubernur,” tulis Sigit Widodo.

Sigit Widodo menyebut, mudik gratis itu merupakan kegiatan Pemprov DKI Jakarta dan menggunakan uang rakyat Rp13,7 miliar dana APBD.

“Mungkin Pak Anies atau relawannya bisa klarifikasi?” sambungnya.

Unggahan itu lantas dikomentari Andi Angger yang membantah bahwa Anies Baswedan tengah membagi-bagikan kaos.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan