Disnakertrans Jabar Sudah Dapat Laporan 308 Perusahaan Tidak Bayar THR

  • Bagikan
ilustrasi Tunjangan Hari Raya

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat (Jabar) mencatat, ada 308 perusahaan yang diadukan buruh karena mengalami permasalahan soal pencairan tunjangan hari raya (THR).

Dari 308 perusahaan, 173 di antaranya, dilaporkan karena belum memenuhi hak THR para pegawainya.

Kepala Bidang Pengawasan Ketenagakerjaan Disnakertrans Jabar Joao De Araujo mengatakan, pemerintah masih mencari tahu alasan dibalik tidak cairnya THR tersebut.

Mereka masih akan mengidentifikasi kategori pengaduaan yang masuk ke pihaknya. Apalah perusahaan tersebut terlambat membayar, mencicil atau bahkan tidak membayarkan THR sama sekali.

“Dari laporan tersebut, kami tengah memilah dan mengidentifikasi laporan,” kata Joao dalam keterangan resminya, Kamis (28/4).

Joao menerangkan, setelah diidentifikasi, disnakertrans akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota/Kabupaten guna memfasilitasi pertemuan antara perusahaan dan pekerja.

Hasil pertemuan itu, nantinya akan menjadi acuan tindakan preventif di masa mendatang.

“Tetapi kalau perusahaan tidak membayar dan kami anggap tidak patuh nanti akan kami turunkan pengawas untuk melakukan pemeriksaan karena kami tahu bahwa pembayaran atau tidak bayar THR itu normatif dan ada sanksi administrative,” jelasnya.

Diketahui, data laporan itu didapatkan dari Kantor Disnakertrans Jabar, Jalan Soekarno Hatta No 532, Kota Bandung dan lima unit pelaksana teknis daerah yakni UPTD Wasnaker Wilayah I Bogor, UPTD Wasnaker Wilayah II Karawang, UPTD Wasnaker Wilayah III Cirebon, UPTD Wasnaker Wilayah IV Bandung, dan UPTD Wasnaker Wilayah V Tasikmalaya. (jpnn/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan