KPK Geledah Kediaman Ade Yasin, Amankan Sejumlah Uang dengan Pecahan Uang Asing

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyelesaikan penggeledahan di rumah dinas Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin alias Ade Yasin. KPK mengamankan uang dengan pecahan mata uang asing dari hasil penggeledahan.

Selain rumah dinas Bupati Bogor, tim penyidik KPK juga menggeledah sejumlah tempat lainnya di antaranya kantor dinas PUPR Pemkab Bogor, kantor BPKAD Pemkab Bogor dan rumah kediaman yang beralamat di Ciparigi, Bogor Utara, Kota Bogor.

“Dimana ditemukan dan diamankan berbagai bukti, diantaranya berbagai dokumen keuangan, disamping itu juga ditemukan uang dalam pecahan mata uang asing,” kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri, Jumat (29/4).

KPK menduga, barang bukti yang diamankan tersebut berkaitan dengan kasus dugaan suap pengurusan predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) Kabupaten Bogor dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Barat.

“Bukti-bukti dimaksud diduga kuat berkaitan dengan pokok perkara,” tegas Ali.

Oleh karena itu, kata Ali, barang bukti yang diamankan tersebut selanjutnya akan disita dan dilakukan analisa. Hal ini guna melengkapi berkas penyidikan.

“Bukti-bukti tersebut akan segera dianalisa untuk kemudian disita dan menjadi kelengkapan berkas perkara penyidikan,” ucap Ali.

Sebelumnya, KPK menetapkan Bupati Bogor Ade Yasin sebagai tersangka kasus dugaan suap. Selain Ade, KPK juga menetapkan Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Bogor Maulana Adam (MA), Kasubid Kas Daerah BPKAD Kabupaten. Bogor Ihsan Ayatullah (IA), dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPR Kab. Bogor Rizki Taufik (RT) sebagai pihak pemberi suap.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan