Kritik Jokowi Setop Ekspor Minyak Goreng, Rizal Ramli: Sudah Jadi Sitting Duck, Bagaikan Yo-yo Pula

  • Bagikan
Rizal Ramli

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Ekonom senior Rizal Ramli kembali kritik kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait larangan ekspor minyak goreng.

Rizal Ramli menyebut tidak ada kebijakan bermutu yang dibuat oleh pemerintahan Jokowi.

Menurut Rizal Ramli terang-terangan menuding keputusan yang dibuat Jokowi ngasal asal populer. Namun, berdampak negatif bagi bangsa.

“Sudah jadi Sitting Duck (Bebek Lumpuh). Padahal resminya masih 2 tahun lagi. Keputusan ngasal asal populer. Tapi dampaknya negatif. Bagaikan Yo-Yo pula,” cuit Rizal Ramli seperti dikutip FIN melalui akun Twitter@RamliRizal pada Jumat (29/4/2022).

Tak hanya itu. Rizal Ramli dalam cuitan lain menambahkan kebijakan yang diputuskan Jokowi ibarat sebuah teka-teki.

Rizal Ramli menyinggung adanya menteri dan staf khusus yang berada di sekeliling Jokowi.

“Betul2 teka-teki : kok tidak ada saran kebijakan yg bermutu padahal ada Menko & Mentri2 Ekonomi, puluhan Staff Ahli dan Staff Khusus. Itulah klo staffing hanya hasil politik utang budi,” tulis Rizal Ramli.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi menegaskan kebijakan melarang ekspor minyak goreng merupakan upaya pemerintah menambah pasokan minyak goreng dalam negeri.

“Larangan ini memang menimbulkan dampak negatif, berpotensi mengurangi produksi, hasil panen petani yang tak terserap. Namun, tujuan dari kebijakan ini adalah untuk menambah pasokan dalam negeri hingga pasokan melimpah,” tegas dalam video unggahan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Rabu 27 April 2022 lalu.

  • Bagikan