Mengenal Nyai R Djuaesih, Tokoh Perintis Berdirinya Muslimat NU

  • Bagikan
Nyai R Djuaesih (foto: NU Online)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Mengenal Nyai R Djuaesih. Ia merupakan salah satu tokoh perintis berdirinya Muslimat NU, sebuah organisasi perempuan Nahdlatul Ulama (NU).

Nyai Djuaesih ini merupakan perempuan pertama yang naik ke mimbar resmi organisasi NU, dalam Muktamar Ke-13 NU di Menes, Banten, pada 1938.

Dalam forum Muktamar NU di Menes, Banten itu, Nyai Djuaesih dengan tegas menyampaikan tentang pentingnya pendidikan bagi perempuan. Ia juga menyerukan agar kaum perempuan harus bangkit menyuarakan keinginan perempuan.

“Di dalam agama Islam, bukan saja kaum laki-laki yang harus dididik mengenai pengetahuan agama dan pengetahuan lain. Kaum wanita juga wajib mendapatkan didikan yang selaras dengan kehendak dan tuntutan agama. Karena itu, kaum wanita yang tergabung dalam Nahdlatul Ulama mesti bangkit,” demikian seruan Nyai R Djuaesih di forum permusyawaratan tertinggi NU itu, dilansir dari NU Online, Jumat (29/4/2022).

Berita Nahdlatoel Oelama pun membuat laporan tentang keberanian Nyai Djuaesih yang naik ke mimbar di dalam Muktamar NU itu. Peristiwa itu diabadikan di dalam Berita Nahdlatoel Oelama Nomor 6 tahun ke-10 edisi 19 Januari 1941 halaman 4/86.

“Kemudian dari pada itu, tampillah ke muka, Nyai Djuaesih, voorzitter (ketua) Muslimat NU Bandung yang telah memerlukan datang di kongres ini, berhubung kecintaan dan tertarik beliau kepadanya. Dengan panjang lebar menerangkan akan asas dan tujuan dari NU adalah suatu perkumpulan yang sengaja mendidik umat Islam ke jurusan agamanya dengan seluas-luasnya. Di dalam agama Islam bukan saja kaum laki-laki yang harus dididik tentang soal-soal yang berkenaan dengan agamanya, bahkan kaum perempuan juga harus mendapat didikan yang selaras dengan kehendak dan tuntunan agama, sebagaimana lakinya. Inilah nantinya yang akan dapat membawa keamanan dunia dan akhirat,” begitu bunyi laporan Berita Nahdlatoel Oelama itu.

  • Bagikan