Kenapa Indonesia Tidak Dibikin Negara Islam? Begini Pandangan Masuk Akal Gus Dur

  • Bagikan
KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Kenapa Indonesia tidak dibikin negara Islam? Pertanyaan ini sering dimunculkan oleh kelompok masyarakat tertentu dengan dasar bahwa mayoritas rakyat Indonesia adalah pemeluk agama Islam.

Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur pernah menyinggung soal ini.

Gus Dur mengatakan negara Indonesia kalau diserang oleh bangsa lain harus dipertahankan sebagai perintah agama.

"Itu hukumnya wajib (mempertahankan negara dari serangan pihak luar)," tegas Gus Dur dilansir dari akun Twitter @katagurukita, Selasa (3/5/2022).

Menurutnya jika gugur dalam mempertahankan tanah air ganjarannya adalah surga.

"Mati disitu, surga imbalannya," kata Gus Dur.

Berangkat dari pemaparan tersebut, maka dari itu, lanjut Gus Dur, kita tidak perlu bingung diserang orang karena tidak mau bikin negara Islam.

Karena hal itu tidaklah diwajibkan dalam agama Islam.

"Jawabannya gampang saja, kan tidak wajib," cetusnya.

"Bikin ya bagus. Tidak bikin ya sudah," ucap Gus Dur enteng.

Ulama terhormat Nahdlatul Ulama (NU) itu menyebut Indonesia sejatinya tidak perlu bikin negara Islam.

Karena apa? Rakyat Indonesia hidup dalam keberagaman suku, ras, maupun agama dan keyakinannya.

"Ada kristen-nya, ada Katolik-nya, ada Budha, Hindu, ada Konghucu-nya. Ada macam-macam," ungkapnya.

Jadi tegas Gus Dur, sebab-sebab berdirinya negara yaitu mempertahankan keragaman dan kebhinnekaan. (dra/fajar)

  • Bagikan