12 Jam Ditahan karena Mabuk dan Bawa Badik, Amis Ando Tewas dengan Kondisi Leher Lebam dan Darah Keluar di Telinga

  • Bagikan
ilustrasi mayat. Foto : pixabay.

FAJAR.CO.ID, MUNA - Seorang tahanan bernama Amis Ando, 45, meninggal dunia setelah menjalani penahanan selama 12 jam di sel Polres Muna, Sulawesi Tenggara.

Amis Ando ditangkap polisi karena kedapatan memiliki sebilah badik saat tertidur di rumah warga dalam keadaan mabuk.

Menurut pengakuan salah seorang keluarga korban, Fajar, mengatakan pihaknya tidak menerima dengan kematian keluarganya itu.

Dia mengaku bahwa pihaknya menemukan luka lebam di leher korban dan bahkan darah keluar dari telinga almarhum. “Di leher korban ada bekas lebam dan telinganya keluar darah,” kata Fajar.

Sementara itu, seorang Dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Muna Dr Bainuddin mengatakan korban saat dibawa di RSUD sudah dalam keadaan meninggal dunia.

“Namun, penyebab kematiannya belum diketahui, nanti hasil visumnya akan kami serahkan ke polisi,” katanya.

Kepala Seksi (Kasi) Propam Polres Muna Ipda Ashari saat dikonfirmasi dari Kendari, Rabu, mengatakan terkait kasus tersebut pihaknya telah melakukan pemanggilan terhadap petugas yang menangani kasus tersebut dan melakukan pemeriksaan.

“Jika kami temui ada kesalahan prosedur, maka kami akan proses,” katanya singkat. (fin/jpnn/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan