Dianggap Tersingkir dengan Sangat Brutal, Pep Guardiola: Kami harus Menerimanya

  • Bagikan
Pep Guardiola/Getty Images via BBC Live

FAJAR.CO.ID, MADRID—Mantan pemain sayap Liverpool, Real Madrid dan Manchester City Steve McManaman menyebut pasukan Pep Guardiola tersingkir dengan cara yang sangat brutal di semifinal Liga Champions. Itu karena mereka masih unggul agregat dua gol hingga menit 90.

“Saya tahu Manchester City memiliki masalah dalam kompetisi ini sebelumnya, tetapi ini adalah cara paling brutal untuk tersingkir. Kami tidak menyangka akan berakhir seperti itu,” kata McManaman di BT Sport.

Manajer Man City Pep Guardiola, berbicara kepada BT Sport sendiri memang sangat kecewa. "Kami sudah dekat (final). Kami sudah dekat. Tetapi pada akhirnya kami tidak bisa mencapainya,” keluh Pep.

Menurut Pep, kekalahan ini disebabkan mereka tidak mampu menunjukkan performa terbaik. “Sederhana saja. Di babak pertama kami tidak memiliki permainan, kami tidak cukup baik. Tapi kami tidak banyak menderita,” jelasnya.

“Kami tidak memainkan yang terbaik, tetapi itu normal, semifinal, para pemain merasakan tekanan dan ingin melakukannya. Sepak bola tidak dapat diprediksi, ini adalah permainan seperti ini. Kami harus menerimanya,” tandasnya. (amr)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan