Dika Eka, Penginjak Alquran Ditangkap Polisi, Dirjen Bimas Kemenag: Seharusnya Tidak Terjadi

  • Bagikan
Aksi Dika Eka menginjak Al-Quran viral di media sosial [email protected]

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Kementerian Agama (Kemenag) menilai tindakan Dika Eka yang menginjak-injak Alquran sangatlah tidak dibenarkan dalam islam.

Namun proses hukum pria asal Sukabumi, Jawa Barat itu harus diserahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.

“Tindakan itu memang tidaklah dibenarkan, tapi biar pihak kepolisia yang memproses,” kata Dirjen Bimas Kemenag, Kamaruddin dalam keterangannya, Jumat (6/5/2022).

Kamaruddin menambahkan, harusnya kejadian tersebut tak terjadi di tengah umat baru saja selesai merayakan kemenangan hari raya Idul Fitri.

Terlebih, umat harus mengedepankan saling menghargai dan menghormati sesama umat.

“Seharusnya tidak terjadi, sikap saling menghargai dan menghormati harus menjadi komitmen kita sebagai warga bangsa,” ujarnya.

Karena itu, Kamaruddin menghimbau agar umat islam tetap tenang dan jangan mudah terprofokasi.

“Masyarakat tidak mudah terprovokasi terhadap aksi pria di Sukabumi,” ujarnya.

Sebelumnya, sosok Dika Eka viral setelah videonya injak Alquran dan tantang seluruh umat muslim tersebar di media sosial.

Tak butuh waktu lama, Dika Eka, akhirnya berhasil ditangkap Polres Sukabumi Kota pada Kamis (5/5/2022).

Pria itu adalah CER. Namun ia tak sendiri. Pria berambut cat kuning rambut jagung itu ditangkap bersama seorang perempuan berinisial SL.

Keduanya lantas langsung digelandang ke Polres Sukabumi Kota untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Pembuatan video injak ALquran dan tantang semua umat muslim itu dilakukan CER karena disuruh SL.

Adapun video tersebut dibuat CER di Kampung Nyangkokotm Desa Perbawati, Kecamatan/Kabupaten Sukabumi.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan