Kasus Pengemudi Moge yang Memukul Pakai Pistol Berakhir Damai, Alvin Lie: Cukup Materai Rp10 Ribu, Delapan Anam

  • Bagikan
Mantan Anggota Ombudsman RI, Alvin Lie. (int)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Mantan Anggota Ombudsman Republik Indonesia, Alvin Lie menyoroti kasus Kasus pengendara motor gede (moge) yang memukul pria inisial GEP (26) di Tangerang dengan menggunakan pistol.

Seperti diketahui, kasus tersebut telah diselesaikan secara damai. Kedua pihak sepakat untuk menyelesaikan kasus itu secara kekeluargaan.

Alvin Lie mengaku heran dengan kasus kekerasan seperti itu yang berujung dengan damai tanpa ada proses hukum lebih lanjut.

"Cukup dgn materai Rp10ribu. Aman damai sentosa. Delapan anam," tulis Alvin Lie dikutip Fajar.co.id di akun Twitternya, Jumat (6/5/2022).

Cuitan mantan anggota DPR RI itu ikut dikomentari beberapa warganet. Berikut beberapa diantaranya:

"Bs dpt Nobel Perdamaian," balas akun @tidak***.

"Penjara penuh; maka solusinya ….materI 10Ribu," komentar @Donny***.

"Mantan aparat, aparat, orang kaya biasalah….
Semua sama didepan hukum itu bohong. Yg ianya, hukum sama bisa sama-sama punya uang," kata @Harri***.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan mengatakan pelapor dan terlapor telah dipertemukan pada Rabu (4/5) malam.

"Pihak pelapor dan pihak terlapor telah menyelesaikan permasalahan tersebut dengan musyawarah secara kekeluargaan dan tanpa ada paksaan dari pihak manapun," kata Zulpan kepada wartawan, Kamis (5/5/2022).

Pemotor moge itu diketahui berinisial N. Polisi enggan membeberkan lebih jauh terkait identitas pemoge N tersebut.

Zulpan menyebut kasus itu bermula saat pelapor GEP dan pemoge sekaligus terlapor N terlibat cekcok di jalan hingga berakhir pemukulan dengan menggunakan pistol.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan