Refly Harun Bilang Jokowi Takut Kalah Pamor dari Anies, Dedek Prayudi: Malah Membumbui Perpecahan

  • Bagikan
Dedek Prayudi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Waketum DPP Teman Ganjar Dedek Prayudi bilang malah membumbui perpecahan kala pengamat politik Refly Harun bilang Presiden Jokowi takut pamornya kalah dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Dedek Prayudi menyampaikan pendapatnya ini melalui unggahan di akun media sosial Twitter pribadinya yang bernama @Uki23.

Waketum DPP Teman Ganjar itu terpantau kerap aktif dalam menggunakan platform tersebut untuk menyuarakan opini pribadinya.

Terkini Dedek Prayudi buka suara terhadap pernyataan pengamat politik Refly Harun yang bilang Jokowi takut pamornya kalah dari Anies.

Bahkan Dedek Prayudi menilai pernyataan Refly Harun serupa dengan kalimat dr Tifa terhadap Gubernur DKI Jakarta itu.

“Narasi Refly Harun seperti membenarkan kalimat @DokterTifa,” tulis Dedek, Kamis (5/5/2022).

“Bahwa sholat Eid yang dilaksanakan di JIS memang untuk eksperimen politik pak @aniesbaswedan,” sambungnya.

Dedek Prayudi juga menyayangkan pernyataan Refly Harun karena semestinya Idulfitri menjadi momen saling bersatu padu.

“Sayang sekali, peristiwa yang seharusnya menyatukan malah membumbui perpecahan,” pungkas Waketum DPP Teman Ganjar itu.

Sontak saja unggahan tersebut mendapat respons dari netizen sebanyak 141 komentar, 155 retweets, dan 591 likes hingga berita ini diterbitkan.

Sekadar informasi pengamat politik, Refly Harun menyoroti langkah Presiden Jokowi yang putuskan melakukan salat Idulfitri di Gedung Agung Yogyakarta, ketimbang di Masjid Istiqlal, Jakarta.

  • Bagikan