Dulu Lantang Menentang Orde Baru, Ini Pesan Fahri Hamzah kepada Dua Politikus PDIP Adian Napitupulu dan Budiman Sudjatmiko

  • Bagikan
Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah. Foto: dokumentasi pribadi for jpnn.com

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Fahri Hamzah menyampaikan pesan kepada dua politikus PDIP Adian Napitupulu dan Budiman Sudjatmiko.

Fahri menyampaikan pesan itu lewat twitnya saat mengomentari sebuah unggahan foto kebersamaan kedua aktivis 98 tersebut.

Ada enam pesan yang disampaikan Fahri Hamzah selaku sesama eks aktivis 98 itu kepada kedua tokoh tersebut.

"Pesanku pada generasi ku:

  1. Jangan biarkan kebebasan terancam.
  2. Jangan biarkan rakyat sakit dan menderita.
  3. Jangan biarkan penguasa menganiaya.
  4. Jangan biarkan pengusaha mengatur Negara.
  5. Jangan jadi corong penguasa!
  6. Bantu dan lindungi mahasiswa dan oposisi!," twit Fahri Hamzah, dikutip melalui akunnya di Twitter, Minggu (8/5).

Sayangnya, dalam unggahan itu Fahri tak menjelaskan lebih lanjut alasan dan latar belakang yang membuat dirinya berpesan itu kepada Adian Napitupulu dan Budiman Sudjatmiko.

Ketiga tokoh itu diketahui memang merupakan eks aktivis 98 yang populer di kancah perpolitikan nasional saat ini bersama Fadli Zon.

Dahulunya, keempat tokoh itu lantang menentang orde baru. Dalam gerakan reformasi 1998 silam, Fahri adalah Ketua Umum Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI).

Adapun Budiman Sudjatmiko merupakan pendiri Partai Rakyat Demokratik (PRD). Dia bahkan sempat divonis penjara 13 tahun pada 1997 lantaran dituding menjadi aktor intelektektual kerusuhan di kantor Partai Demokrasi Indonesia (PDI).

Lalu Fadli Zon dan Adian Napitupulu juga merupakan eks aktivis 98 yang sama-sama pernah maupun sedang menjadi wakil rakyat di Senayan. (jpnn/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan