Agenda Demo Tuntut Pemakzulan Jokowi, Irma Suryani Chaniago: Tidak Cerdas Saja Minta Presiden Mundur

  • Bagikan
Politisi Nasdem Irma Chaniago -- istimewa

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Anggota DPR Fraksi Partai Nasdem Irma Suryani Chaniago menilai mereka yang ingin memakzulkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui aksi demonstrasi tak memahami Undang-undang.

Menurut sosok yang akrab disapa Uni Irma itu, unjuk rasa memang dijamin konstitusi, tetapi jangan sampai ada upaya pemakzulan terhadap Pemerintahan Presiden Jokowi.

Hal ini disampaikan Uni Irma menyusul adanya elemen masyarakat yang ingin memakzulkan Jokowi.

“Pemakzulan hanya bisa dilakukan oleh parlemen dengan alasan yang konstitusional,” kata Irma saat dihubungi, Rabu (11/5).

Dia menganggap mereka yang ingin meminta Presiden Jokowi mundur dari jabatannya untuk belajar kembali. “Tidak cerdas saja minta presiden mundur tanpa alasan konstitusional yang jelas. Mengerti UU enggak,” ujarnya.

Anggota Komisi IX DPR RI itu menyampaikan pendapat atau aspirasi di muka umum merupakan hak warga negara yang dijamin Undang-Undang Dasar Republik Indonesia (UUD RI) 1945.
Namun, jangan juga mengklaim atas nama seluruh rakyat Indonesia. “Demo memang hak rakyat, tetapi sekelompok masyarakat tidak bisa mengatasnamakan rakyat Indonesia,” jelas dia.

Diketahui, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Peduli Tanah Air menggelar aksi konsolidasi Akbar di seputaran bundaran Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (8/5) sore.

Puluhan mahasiswa itu melakukan aksi konsolidasi untuk mengajak seluru elemen masyarakat untuk ikut bergabung dalam aksi unjuk rasa terkait isu nasional pada Senin (11/4) nanti.
Pantauan awak media di lokasi aksi, para mahasiswa itu membakar beberapa ban bekas sebagai bentuk protesnya. Salah seorang mahasiswa bernama Munawar mengatakan hal itu dilakukan untuk mengundang para masyarakat untuk mendukung dan ikut serta dalam aksi yang nantinya akan digelar serentak di seluruh Indonesia.

  • Bagikan