PDIP dan PSI Minta Penamaan JIS Pakai Bahasa Indonesia, Wagub Ariza: Jakarta Itu Sekelas Kota Dunia

  • Bagikan
Jakarta International Stadium (JIS). (foto: Instagram @awaneko20)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Nama Jakarta Internasional Stadion (JIS) jadi sorotan. Pasalnya, nama stadion maha karya Anies Baswedan itu dinilai menggunakan bahasa Inggris.

Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Gembong Warsono mengatakan, seharusnya Anies Baswedan menggunakan nama lama untuk JIS, yakni Stadion Bersih Manusiawi Wibawa (BMW).

"Harusnya (kembali pakai nama BMW), ketentuan UU kan seperti itu, karena harus mendukung bahasa Indonesia. Balik kembali ke nama BMW oleh Pak Foke (Fauzi Bowo)," kata Gembong kepada wartawan, Rabu 11 Mei 2022.

Kata dia, nama BMW punya makna tersendiri yang dipakai oleh Gubernur Fauzi Bowo atau Foke saat menjabat Gubernur DKI pada tahun 2008 silam.

"Penamaan Stadion BMW itu oleh Pak Foke. Kenapa BMW? Kan menandakan itu adalah ikon Jakarta saat itu," ucapnya.

Gembong lalu menilai Anies yang menggunakan nama dengan bahasa Inggris agar ingin terkesan memiliki intelektual tinggi.

"Memang kesan yang ingin dibangun Pak Anies kesan intelektual. Bahwa dengan bahasa Inggris kesan intelektualnya tinggi. Tapi, dalam konteks membangun bahasa persatuannya rendah," kata Gembong.

Anggota Komisi A DPRD DKI itu mengatakan, harusnnya menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.

"Kita harus mewariskan itu ke anak cucu kita. Kita harus bangga bahasa persatuan kita, dan bahasa komunikasi. Kita harus menggunakan bahasa persatuan yang baik," ucap Gembong.

"Jadi, memang bahasa persatuan itu yang menyatukan kita, seluruh elemen bangsa Indonesia. Maka itu harus junjung tinggi, dan itu harus jadi kebanggaan kita," pungkasnya.

  • Bagikan