Biang Kerok Masalah, Jenazah Pembunuh Janda di Padalarang Ditolak Warga Usai Ditemukan Gantung Diri

  • Bagikan
ilustrasi mayat. Foto : pixabay.

FAJAR.CO.ID, BANDUNG BARAT – Warga di Kampung Gantungan, Desa Jayamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) menolak jenazah Mulyadi, tersangka pembunuhan seorang janda.

Mulyadi dinilai warga sebagai biang kerok dan kerap membuat masalah di Desa Jayamekar.

“Iya ditolak oleh warga sehingga jadinya dimakamkan Cioray Cipatat, Kabupaten Bandung Barat,” ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo dikonfirmasi, Kamis (12/5).

Kata Ibrahim, Mulyadi dianggap sebagai biang masalah di kampung tersebut. “Menurut warga selama pelaku dianggap selalu membuat kerusuhan dan biang masalah,” katanya.

Saat ini, kata Ibrahim, jenazah Mulyadi sudah selesai dimakamkan, setelah sebelumnya dibawa ke Rumah Sakit (RS) Sariningsih, Bandung.

“Sudah selesai (dimakamkan),” imbuhnya.

Sebelumnya, pelaku pembunuhan janda berinisial W di Padalarang ditemukan tewas gantung diri di RT/RW 01/13, Kapung Gantungan Desa Jayamekar, Kecamatan Padalarang, Kamis (12/5).

Mulyadi ditemukan gantung diri di pohon setinggi tiga meter di kebun milik warga sekitar pukul 06.00 WIB pagi tadi. (jpnn/fajar)

  • Bagikan