5 Hari Dirawat di RS Wahidin, Begini Kondisi Pasien Suspek Hepatitis Akut di Makassar

  • Bagikan
Pelaksana Teknis Direktur Medik, Keperawatan dan Penunjang/Dokter Spesialis Gastroenterohepatologi RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo, Dr. dr. Nu'man AS Daud, Sp. PD, K-GEH, FINASIM (Foto: Selfi/Fajar)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pasien suspek hepatitis akut dari Polewali Mandar, Sulawesi Barat, yang dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) DR. Wahidin Sudirohusodo, Makassar, Sulawesi Selatan telah dirawat selama lima hari sejak masuk 8 Mei 2022 lalu.

Anak usia 9 tahun yang pertama dicurigai hepatitis akut ini sempat menjadi sorotan utamanya bagi warga Makassar. Pasalnya, penyakit yang baru-baru ini jadi trending merupakan kasus pertama di Makassar jika hasil uji sampel yang dikirim ke Kementerian Kesehatan terkonfirmasi positif.

Pelaksana Teknis Direktur Medik, Keperawatan dan Penunjang/Dokter Spesialis Gastroenterohepatologi RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo, Dr. dr. Nu’man AS Daud, Sp. PD, K-GEH, FINASIM menyebut, kondisi pasien saat ini sudah menunjukkan ke arah yang lebih baik.

“Sampai pada kondisi beberapa jam yang lalu, sesuai dengan hasil observasi dan evaluasi dari dokter, anak kita dan tim yang merawat dari anak yang diduga hepatitis ini, perkembangannya sangat bagus,” ujarnya ketika ditemui di Private Care Center, Jumat (13/5/2022).

Nu’Man menjelaskan, selama lima hari perawatan, parameter-parameter laboratorium menunjukkan perkembangan yang bagus.

“Salah satu yang kita nilai perkembangannya adalah anak ini tidak demam lagi selama masuk Rumah Sakit Wahidin, kemudian makannya juga semakin bagus,” sebutnya.

“Terus parameter enzim hati yang menjadi pertanda yang baik untuk mengatakan seseorang menderita hepatitis juga didapatkan penurunan yang signifikan. Dan tadinya ribuan, di atas seribu. Sekarang Alhamdulillah di bawah 500. Nah ini seiring dengan perkembangan parameter laboratorium. Klinisnya juga semakin membaik,” imbuhnya.

  • Bagikan