Bawa 18 Tuntutan, Demo Buruh May Day Fiesta Sudah Penuhi Gedung DPR/MPR Sejak Pagi

  • Bagikan
Demo Buruh May Day Fiesta, Dikawasan Gedung DPR/MPR Senayan Jakarta

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Massa aksi Demo Buruh May Day Fiesta sudah mulai terlihat pergerakannya. Unjuk rasa diawali dengan long march dari Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Menuju Gedung DPR/MPR, Jakarta. Kemudian kembali lagi ke GBK.

Saat ini pendemo sudah mulai memadati kawasan gedung DPR/MPR Sejak pagi. Terlihat banyak buruh yang membawa atribut dan berseragam sesuai dengan organisasinya.

Partai Buruh bersama Gerakan Buruh Indonesia akan membawa sebanyak 18 tuntutan dalam aksi yang bertajuk ‘May Day Fiesta’ di Gedung DPR/MPR RI dan Gelora Bung Karno (GBK), Sabtu (14/5/2022).

“Dalam perayaan May Day baik di depan gedung DPR maupun di GBK mengusung 18 isu perburuhan,” kata Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal, dikutip Sabtu (14/5/2022).

Adapun 18 tuntutan yang disurakan, akan dilakukan dibeberapa kota secara serentak, seperti Surabaya dengan masa 25 ribu. Lalu Medan, Banda Aceh, Makassar, NTT, Papua, Ternate, dan 50 kota industri yang bakal menggelar Aksi May Day.

  1. Tolak Omnibus law UU Cipta Kerja.
  2. Turunkan harga bahan pokok (minyak goreng, daging, tepung, telur, dll), BBM, dan gas.
  3. Sahkan RUU PPRT, tolak revisi UU PPP, tolak revisi UU SP/SB.
  4. Tolak upah murah.
  5. Hapus outsourcing.
  6. Tolak kenaikan pajak PPN.
  7. Sahkan RPP Perlindungan ABK dan Buruh Migran.
  8. Tolak pengurangan peserta PBI Jaminan Kesehatan.
  9. Wujudkan kedaulatan pangan dan reforma agraria.
  10. Stop kriminalisasi petani.
  11. Biaya pendidikan murah dan wajib belajar 15 tahun gratis.
  12. Angkat guru dan tenaga honorer menjadi PNS.
  13. Pemberdayaan sektor informal.
  14. Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 190 tentang Penghapusan Kekerasan dan Pelecehan di Dunia Kerja.
  15. Driver ojek online adalah pekerja, bukan mitra kerja yang tidak jelas hubungan kerjanya.
  16. Laksanakan Pemilu tepat waktu 14 Februari 2024 secara jurdil dan tanpa politik uang.
  17. Redistribusi kekayaan yang adil dengan menambah program jaminan sosial (jaminan makanan, perumahan, pengangguran, pendidikan, dan air bersih).
  18. Tidak boleh ada orang kelaparan di negeri yang kaya. (riki/fajar)

  • Bagikan