Sebentar Lagi Potong Kurban, Wabah PMK Jangan Sampai Makan Korban

  • Bagikan
Mentan SYL Tinjau Posko dan Peternakan di Gresik, Pastikan Penanganan PMK Terkendali dan Optimal / Foto: Humas Kementan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH), saat ini sudah gerak cepat berkoordinasi dengan lintas kementerian dan lembaga, untuk atasi wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Yang tergabung disini adalah Kemenko Perekonomian, Kementerian Agama, Kementerian Dalam Negeri dan Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan Kantor Staf Presiden, untuk mempersiapkan pelaksanaan kurban dalam kondisi wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hari Jumat (13/04).

Pasalnya Idul Adha sebentar lagi, dimana saat itu, hewan kurban jadi syarat perayaan Idul Adha. Untuk mencegah penularan wabah PMK, pemerintah lakukan pengamanan untuk hewan kurban.

“Kita berharap dari koordinasi ini akan dapat kita tetapkan langkah-langkah dan tindakan untuk proses pengamanan hewan kurban dari syarat Syar’i bisa berjalan, demikian pula dari sisi Kesehatan hewan dan keamanan daging kurban pun tetap terjaga,” pungkas Agung, Ketua Gugus Tugas Penanganan PMK.

“Persiapan pelaksanaan hewan kurban ini harus kita pikirkan bersama karena merupakan kegiatan besar, mengingat mayoritas penduduk Indonesia beragama islam, sehingga jika tidak kita tangani dengan tepat dikhawatirkan akan memperluas penyebaran penyakit,” sambung Agung.

Kementan akan segera berkirim surat ke MUI terkait permintaan pertimbangan fatwa untuk pemotongan hewan kurban saat kondisi wabah PMK seperti sekarang.

Pihaknya juga akan menghadirkan ahli-ahli dalam pemotongan ternak sebagai bahan pertimbangan MUI. Selain itu, Kementan juga akan bersurat ke Kemendagri terkait permintaan dukungan Pemda untuk mekanisme perizinan pemotongan hewan kurban. (riki/fajar)

  • Bagikan