50 Persen ODGJ di Makassar Ditelantarkan Keluarga

  • Bagikan
ODGJ

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) menjadi salah satu atensi Pemerintah Kota Makassar , Sulawesi Selatan.

Kepala Bidang Rehabilitasi Dinas Sosial Makassar, A. Edi Indra mengatakan, berdasarkan data yang ada, hanya 50 persen ODGJ berdomisili di Makassar. Selebihnya ditelantarkan.

“ODGJ 50 persen memang orang Makassar ji dan selebihnya orang terlantar yang tidak tahu atau dibuang oleh sanak keluarga,” ujarnya, Senin, (16/5/2022).

Akibatnya, ODGJ yang tidak diketahui asalnya tersebut ditanggung oleh Dinas Sosial Makassar.

“ODGJ terlantar prosesnya kami akan bawa ke kantor, memandikan dan mengganti baju yang bersangkutan dan memberi rekomendasi rujukan, khusus pasien ODGJ terlantar kami Dinsos yang membiayai sampai sembuh,” jelasnya.

Untuk itu, Dinas Sosial bekerja sama dengan Dinas Dukcapil Makassar untuk pendataan ODGJ dan PMKS secara umum.

“Kalau ODGJ ada beberapa kriteria penyakitnya sedang dan parah, kalau tenang-tenang ji bisaji di lihat di big data karena kadang nyambung kalau ditemani bicara sedangkan yang parah biasanya agak susah karena pasti berontak ki,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Makassar, Muh Hatim menyebut, pihaknya akan melakukan perjanjian kerjasama dengan Dinas Sosial untuk pendataan.

“Ada banyak ODGJ yang beredar yang tidak jelas identitas kependudukannya. Itu nanti yang akan kita jajaki,” jelas Hatim.

  • Bagikan