24 Angota Kelompok MIT Poso Ditangkap, Ikuti Kegiatan Idad dan Baiat kepada ISIS

  • Bagikan
Ilustrasi: Personel Densus 88 Anti Teror membawa terduga teroris menuju mobil tahanan setibanya di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (18/3/2021). Sebanyak 22 tahanan kasus terorisme jaringan Jamaah Islamiyah (JI) dari Jawa Timur tiba di Bandara Soekarno Hatta dan selanjutnya dibawa ke Rutan Cikeas, Bogor, Jawa Barat. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, POSO — Sebanyak 24 anggota kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso, yang juga pendukung Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) ditangkap Densus 88 Antiteror Mabes Polri.

Terkait penangkapan ini, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan mengungkap keterlibatan 24 tersangka kasus terorisme tersebut.

“Keterlibatan dari 24 tersangka, yaitu secara umum beberapa kali mengikuti kegiatan idad (pelatihan_ dan baiat kepada “amirul mukminin” (pimpinan) ISIS,” kata Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (17/5) dikutip dari Antara.

Ramadhan menyebutkan, ISIS baru memiliki pemimpin baru, yaitu Abu Hassan al-Hashemi al-Qurashi menggantikan Abu Ibrahim al-Qurashi yang tewas. Abu Hassan diumumkan sebagai pemimpin ISIS pada Maret 2022 lalu.

Menurut dia, para tersangka melakukan baiat secara mandiri, yaitu dengan membaca teks baiat yang dikirim oleh seseorang berinisial H melalui salah satu grup media sosial yang mereka miliki.

Ramadhan mengatakan H merupakan salah satu dari 24 tersangka yang telah ditangkap. Adapun inisial para tersangka, yakni MIR, BSS, ETO, MB, IS, FM, TT, SH, AWS, DRM, TI, AMW, MR, EA, DM, S, RK LY, LSR, MAM, K, dan FS.

“Jadi memberikan pernyataan atau baiat (sumpah setia) mereka dengan membaca teks dan dikirim melalui grup WA,” ujarnya.

  • Bagikan