Sempat Ketar-ketir, PKS Kini Tidak Anggap Partai Gelora Ancaman

  • Bagikan
Ketua DPW PKS Sulsel, Amri Arsyid (Foto: fajar.co.id)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulsel mengklaim partainya justru semakin kuat dan solid dengan munculnya Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia.

Ketua DPW PKS Sulsel, Amri Arsyid mengakui sempat khawatir, tetapi setelah melakukan survei ternyata basis PKS selama ini tetap solid.

Orang-orang yang masuk ke Gelora justru dilihat dari kebanyakan partai lain.

“Kebanyakan dari Partai lain. Awalnya kami memang khawatir. Tapi setelah di survei akhir Desember kemarin, ternyata tidak,” katanya.

Walaupun kata dia, kader PKS yang gabung ke Gelora tidak mempengaruhi basis PKS. Termasuk di Kabupaten Takalar.

“Di sana (Takalar) juga tetap kokoh,” sebut Amri kepada FAJAR, Senin, 16 Mei.

Amri bahkan, menyebut PKS saat ini semakin kuat. Termasuk di wilayah non muslim, di Tana Toraja dan Toraja Utara.

“Sudah terbentuk semua. Kita sudah masuk fase penyaringan untuk bakal calon anggota dewan (bacaleg),” ucapnya.

Bahkan kata dia, sudah banyak bacaleg yang sisa akan diverifikasi. Termasuk bacaleg dari nonmuslim.

Di Toraja ini, Amri mengaku fokus untuk DPRD kabupaten. Untuk Tona Toraja ditargetkan 4 kursi dan Toraja Utara minimal 2 kursi. Kartu Tanda Anggota (KTA) PKS saat ini sudah mencapai 25 ribu lebih.

Sementara itu, Sekretaris DPW Gelora Sulsel, Mudzakkir Ali Djamil mengklaim sekira 70-80 persen kader PKS itu pindah ke Gelora. Namun ia menegaskan Gelora itu didirikan bukan karena PKS.

  • Bagikan