Korea Utara Darurat Covid-19, WHO Khawatir Akan Muncul Varian Baru

  • Bagikan
Direktur Kedaruratan WHO Mike Ryan mengatakan situasi Covid-19 di Korea Utara mengkhawatirkan dan berpotensi muncul varian baru (The Times)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Korea Utara darurat Covid-19. Setelah pekan lalu mengumumkan kasus Covid-19 pertama saat ini negara yang dipimpin Kim Jong Un itu sudah mengumumkan 6 kasus kematian dan sebanyak 269.510 orang didiagnosis demam. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) khawatir kondisi di Korut memunculkan varian baru.

Apalagi selama ini diketahui Korea Utara belum memvaksinasi warganya. Kondisi ini membuat virus mudah bermutasi.

“Tingginya tingkat penularan Covid-19 di antara orang yang tidak divaksinasi, seperti di Korea Utara, menciptakan risiko varian baru yang lebih tinggi,” kata seorang pejabat WHO.

Situasi saat ini memicu kekhawatiran atas krisis di sana karena kurangnya vaksin dan infrastruktur medis. Kondisi tersebut tentu saja mengkhawatirkan.

“Tentu saja mengkhawatirkan jika negara-negara, tidak menggunakan alat yang sekarang tersedia,” kata Direktur Kedaruratan WHO Mike Ryan menanggapi pertanyaan tentang wabah di Korea Utara.

“WHO telah berulang kali mengatakan bahwa di mana Anda memiliki penularan yang tidak terkendali, selalu ada risiko varian baru yang lebih tinggi muncul,” katanya.

Korea Utara pada Selasa (17/5) melaporkan lonjakan besar. Wabah massal menyebar melalui populasi yang tidak divaksinasi. Perwira militer dikerahkan untuk mendistribusikan obat-obatan.

Media pemerintah melaporkan 269.510 orang lainnya ditemukan mengalami demam dan 6 meninggal. Itu meningkatkan kematian Korea Utara menjadi 56 setelah lebih dari 1,48 juta orang menderita demam sejak akhir April.

  • Bagikan