UAS Dideportasi, Ali Ngabalin Sebut Bukan Urusan Pemerintah, Said Didu: Secara Terbuka Tidak Melaksanakan Amanat Konstitusi

  • Bagikan
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu menanggapi pernyataan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Ali Mochtar Ngabalin.

Menurutnya, pernyataan Ali Ngabalin yang menyebut penolakan kedatangan Ustaz Abdul Somad (UAS) di Singapura bukan urusan pemerintah dinilainya betapa rusaknya pengelolaan negara yang tidak menjalankan amanat konstitusi. 

Pernyataannya Said Didu  itu pun menanggapi berita salah satu media terkait Ali Mochtar Ngabalin  menyebut  persoalan UAS itu bukan urusannya pemerintah RI, tetapi merupakan urusan kedaulatan negara Singapura.

“Jika suara istana seperti ini, kita sdh bisa bayangkan betapa rusaknya pengelolaan negara. Secara terbuka sdh tdk melaksanakan amanat konstitusi yaitu Negara/pemerintah berkewajiban melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia,” tulis Said Didu di akun Twitternya Rabu (18/5/2022) menarasikan unggahan tangkapan layar berita salah satu media terkait pernyataan Ali Ngabalin itu. 

  • Bagikan