Bukhori Yusuf Beber Motif Pemerintah Singapura Deportasi Ustaz Abdul Somad, Sebut Soal Ini

  • Bagikan
Legislator PKS, Bukhori Yusuf (foto: dok. DPR)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Bukhori Yusuf membongkar motif dideportasinya Ustad Abdul Somad (UAS) oleh Imgrasi Singapura.

Ia menduga penolakan UAS dilatarbelakangi oleh motif politik.

Itu karena UAS mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina terkait konflik di Palestina-Israel.

“Ada kaitannya kesitu, Singapura sendiri sekutu dekat Israel di Asia Tenggara belum mengakui kemerdekaan Palestina,” kata Bukhori dalam keterangannya, Kamis (19/5/2022).

Ia meminta pemerintah Indonesia tidak tinggal diam melihat kejadian UAS dan Singapura.

Anggota Komisi VIII DPR RI itu mendorong Pemerintah Indonesia untuk membela UAS.

Pasalnya, sikap Singapura sudah sangat keterlaluan yang menganggap UAS penceramah yang menyebarkan ajaran ekstremis.

“Sampaikan protes dan menuntut permintaan maaf Pemerintah Singapura atas pandangan negatifnya terhadap UAS,” ucapnya.

Kendati demikian, anak buah Ahmad Syaikhu itu sangat menghargai keputusan Singapura yang menolak UAS.

“Namun, PKS tidak bisa menerima pernyataan mereka yang menuduh UAS ekstremisme,” tandas Bukhori.

Sebelumnya, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) pada Selasa (17/5) telah berkomunikasi dengan pihak imigrasi Singapura (ICA).

Itu terkait larangan Ustaz Abdul Somad (UAS) memasuki wilayah Singapura.

Dari komunikasi tersebut, ICA mengatakan UAS tidak memenuhi kriteria (non-eligible).

Kriteria itu untuk mendapatkan izin masuk berdasarkan kebijakan imigrasi yang diberlakukan pemerintah Singapura.

  • Bagikan