Oknum Polisi Hajar Remaja 18 Tahun Hingga Tewas, Propam Ambil Sikap

  • Bagikan
Ilustrasi Oknum Polisi Diproses Propam

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pria asal Kota Makassar, Sulawesi Selatan, bernama Arfandi Ardiansyah alias AA, 18, tewas dengan kondisi babak belur di sekujur tubuhnya.

Ardiansyah meninggal dunia karena diduga dianiaya oleh anggota polisi dari Sat Resnarkoba Polrestabes Makassar. Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Komang Suartana mengatakan delapan anggota polisi dari Res Narkoba Polrestabes Makassar diamankan sementara.

“Sekarang mereka masih diamankan di Propam,” kata Kombes Komang Suartana, Kamis (19/5) siang. Status bagi anggota polisi narkoba tersebut belum diketahui hingga saat ini. Mereka ditahan agar mudah dilakukan pemeriksaan lebih mendalam. Sementara itu, pengungkapan kasus tersebut terhambat lantaran pihak keluarga menolak autopsi.

“Keluarga korban tidak mau otopsi sehingga tidak diketahui penyebab kematian,” kata Kabid Propam Polda Sulsel, Kombes Pol Agoeng Adi Kurniawan. Kendati demikian, anggota polisi narkoba itu terancam mendapat sanksi kode etik profesi kepolisian.

Sebelumnya, Sebelumnya, pengedar narkoba itu dipukul oleh oknum anggota polisi saat proses penangkapan di Jalan Rappokalling, Kota Makassar, Minggu (15/5) kemarin.

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Budhi Haryanto mengatakan si pengedar narkoba itu melakukan perlawanan saat hendak ditangkap.

“Pelaku ditangkap oleh tim kami. Saat penangkapan ada perlawanan sehingga terjadi pemukulan. Ada ada luka memar di sebagian badannya,” kata Kombes Pol Budhi Haryanto beberapa hari lalu.

  • Bagikan