Firli Bahuri Sebut Harun Masiku Tak Bisa Tidur Nyenyak, M Praswad Nugraha Bilang Malah Sebaliknya Buron KPK yang Tidurnya Nyenyak

  • Bagikan
Harun Masiku

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Nama tersangka kasus suap pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR periode 2019–2024 harun masiku kembali mencuat. Itu seiring pernyataan Ketua KPK Firli Bahuri yang menyebut para buron kasus korupsi yang ditangani KPK tidak bisa tidur nyenyak.

Sampai saat ini, ada enam buron KPK. Salah satunya harun masiku. ”Saya yakin dia (buron KPK) tidak bisa tidur nyenyak karena sampai kapan pun tetap dicari sama KPK,” kata Firli saat menjadi pembicara dalam kegiatan Executive Briefing Politik Cerdas Berintegritas (PCB) secara dalam jaringan (daring), Rabu (18/5).

Firli pun menyebut para buron KPK, termasuk harun masiku, pasti tertangkap. ”Tunggu waktunya,” ujarnya.

Pernyataan Firli mengundang reaksi eks penyidik KPK M. Praswad Nugraha. Menurut dia, upaya pencarian buron KPK selama kepemimpinan Firli dkk tidak menunjukkan langkah progresif. Terbukti, hingga saat ini harun masiku belum berhasil tertangkap. ”Kalau dibilang buron KPK tidak bisa tidur nyenyak itu malah sebaliknya, buron KPK yang tidurnya nyenyak,” ujar Praswad.

harun masiku masuk daftar pencarian orang (DPO) sejak Januari 2020. Tahun pertama berstatus buron, KPK beberapa kali melakukan pencarian. Salah satu lokasi pencarian adalah Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Di sana, tim KPK menjajaki sejumlah lokasi. Namun, tim pencari DPO belum berhasil menemukan Harun.

Tak lama setelah pencarian itu, beberapa anggota tim pencari DPO masuk dalam list pegawai KPK yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) menjadi aparatur sipil negara (ASN) melalui skema tes wawasan kebangsaan (TWK). Termasuk penyidik yang menjadi person in charge (PIC) penyidikan tersangka harun masiku. Yakni, Ronald Paul Sinyal.

  • Bagikan