Cerita Pengawal Pribadi Soeharto, Letjen TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin: Saya Menangkap Itu Instruksi Berangkat

  • Bagikan
Soeharto dan Sjafrie Sjamsoeddin

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Letnan Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin mengenang saat diamanahkan sebagai pengawal pribadi Presiden Soeharto saat lawatan Presiden RI kedua itu ke Sarajevo, Ibu Kota Bosnia Herzegovina pada 1995 silam.

Menurutnya, Soeharto ke Sarajevo Bosnia di tengah konflik di negara tersebut. Sehari sebelum pemberangkatan itu, terjadi penembakan terhadap pesawat utusan khusus PBB.

Saat itu, Sjafrie Sjamsoeddin berpangkat kolonel dan menjabat Komandan Grup A Paspampres.

“Tidak ada satu pun orang mengetahui, presiden akan mengambil keputusan pergi ke Sarajevo atau tidak,” bebernya di Kanal Refly Harun, dikutip FAJAR.CO.ID, Sabtu (21/5/2022).

Selaku pengawal pribadi Soeharto, ia pun melaporkan perkembangan di Bosnia tersebut. “Setelah Presiden selesai salat subuh, saya melaporkan perkembangan di Bosnia, tetapi beliau (Soeharto, red) hanya mengangguk saja tidak memberikan satu keputusan,” bebernya.

  • Bagikan