Edy Suhartono Ungkap Pesan Achmad Yurianto Sebelum Meninggal, Seperti Ini Kalimatnya

  • Bagikan
Mantan jubir Penanganan Virus Korona Achmad Yurianto mengatakan, kasus positif COVID-19 di Indonesia bertambah sebanyak 64 kasus menjadi 514 kasus. Sementara kasus yang sembuh bertambah sebanyak sembilan orang menjadi 29 orang. (Muhammad Ali/Jawa Pos)

FAJAR.CO.ID, KOTA BATU - Mantan juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto meninggal dunia pada Sabtu, 21 Mei 2022 malam.

Sebelum meninggal, almarhum memiliki pesan terakhirnya yang disampaikan ke keluarganya.

Adik kandung almarhum Achmad Yurianto, Edy Suhartono usai prosesi pemakaman di Kota Batu, Jawa Timur, Minggu, mengatakan bahwa pesan terakhir yang disampaikan Achmad Yurianto, ia merindukan sosok ibunda, Rr Mientarti dan ingin pulang ke Kota Batu.

"Beliau ketika sakit, hanya satu permintaannya, kangen dengan ibunda, ingin pulang," kata Edy.

Edy menjelaskan permintaan anak ketujuh dari sembilan bersaudara itu, pihak keluarga memutuskan untuk memindahkan perawatan almarhum ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Saiful Anwar Malang.

"Dengan segala risiko kita geser (perawatan) ke Malang," katanya.

Sebelumnya, Achmad Yurianto dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Jakarta akibat kanker usus. Ayah dari dua orang anak laki-laki tersebut meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan selama tiga hari di RSUD Saiful Anwar Malang.

Almarhum wafat, pada Sabtu (21/5) sekitar pukul 18.58 WIB

Ia menambahkan Yuri, panggilan akrab Achmad Yurianto merupakan sosok yang sangat dekat dengan ibunda Rr Mientarti yang meninggal dunia pada 2014. Kemana pun Yuri akan bertugas, ia selalu pulang ke Kota Batu untuk berpamitan kepada orang tuanya.

"Beliau sangat dekat dengan ibunda. Setiap akan berangkat bertugas selalu pulang untuk berpamitan. Jika tidak bisa pulang, selalu menelepon," katanya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan