Boy Rafli Amar Sebut Fanatisme terhadap Agama Bagus, Khairul Aman: Sangat Bijak dan Menyejukkan, Dia Mengajarkan Kesimbangan

  • Bagikan
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Boy Rafli Amar. Foto: Kenny Kurnia Putra/JPNN.com

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Ketua Milenial Muslim Bersatu (MMB) Khairul Anam menilai sikap Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Boy Rafli Amar sangat bijak dan menyejukkan.

Pernyataan Boy yang sebelumnya menyebut fanatisme terhadap agama bagus, teteapi tidak boleh memonopoli kebenaran secara sepihak, dinilai mengajarkan untuk hidup berdampingan dengan mengedepankan kebinekaan.

“Sikap Kepala BNPT ini sangat bijak dan menyejukkan, dia mengajarkan kesimbangan dalam menjalankan ibadah dan tentunya juga dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Anam dalam keterangannya, Senin (23/4).

Boy sebelumnya berbicara pada Podcast Kafe Toleransi BNPT bertajuk ‘Monopoli Kebenaran dan Fanatisme Agama’ yang disiarkan di kanal YouTube Humas BNPT, Sabtu (21/5).

“Fanatisme terhadap agama itu bagus sekali, akan tetapi yang terpenting tidak boleh memonopoli kebenaran atau menyatakan kebenaran secara sepihak dan mengatakan yang lain salah,” ujar Boy.

Menanggapi pernyataan tersebut Anam lebih lanjut menyebut bahwa fanatisme terhadap agama sebenarnya dapat menjaga akhlak dan perilaku.

Namun, setiap orang penting menyadari fanatisme agama tidak boleh diikuti dengan monopoli kebenaran. “Sikap dia (Boy Rafli Amar) sangat kami dukung, karena beragama yang memonopoli kebenaran menurut versi sendiri tidak sejalan dengan tujuan ibadah, yaitu untuk mewujudkan ketenangan, ketenteraman, kedamaian, dan kebahagiaan,” kata Anam.

Seperti diketahui, Boy Rafli mengatakan memeluk agama tertentu merupakan hak individu yang dimiliki oleh setiap anak bangsa.Hanya saja, perlu diingat bahwa ada orang lain yang menganut agama berbeda, sehingga harus menghormatinya. “Harus saling menghargai, ini juga merupakan prinsip bertoleransi,” katanya.Boy juga menyebut keberagaman di Indonesia, seperti suku, agama, adat, dan budaya, merupakan keniscayaan yang harus dijaga oleh seluruh elemen bangsa.

  • Bagikan