Kepala Botak Lebih Rentan Terkena Penyakit Kulit, Ini Solusinya

  • Bagikan
Ilustrasi kepala botak

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Botak bukan berarti bebas beraktivitas sebab orang dengan kulit kepala yang botak, ternyata lebih rentan terkena penyakit kulit.

Memiliki kepala yang botak memang sangat menyenangkan. Pasalnya seseorang tidak lagi pusing memikirkan gaya rambutnya. Terlebih lagi dapat menghemat waktu, dan juga hemat uang dalam melakukan perawatan.

Namun tahukah anda ternyata orang botak sangat mudah terpapar bakteri penyebab kulit kepala rusak.

Hal itu dikarenakan kulit kepala yang terbuka lebih banyak memproduksi minyak. Nah, minyak inilah yang nantinya membuat bakteri dari debu kotoran lebih mudah menempel dan menumpuk pada kulit kepala.

Jika tidak melakukan keramas dengan baik dan teratur, maka akan membuat kulit kepala muncul ketombe, iritasi, dan infeksi.

Termaksud dapat memunculkan jerawat berlebih yang dipicu oleh pori-pori pada kulit kepala yang tidak dibersihkan dengan baik, sehingga menjadi tempat berkembangnya bakteri penyebab jerawat tadi.

Belum lagi menghadapi timbulnya kulit kepala kering dan terkelupas akibat terpapar sinar matahari langsung.

Karena itulah mengapa orang dengan kepala botak tidak boleh mengabaikan keramas, agar membantu dalam menjaga kesehatan kulit kepala.

Berikut beberapa cara menjaga kulit kepala yang botak agar tetap bersih dan terjaga :

Keramas menggunakan sampo

Pastikan sampo tersebut tidak mengandung deterjen atau pewangi berlebihan, yang justru bisa mengancam kesehatan kulit kepala.

  • Bagikan