Akibat Banjir di Semarang, Sejumlah Warga Mulai Alami Gatal-gatal dan Meriang

  • Bagikan
Pekerja di kawasan industri Pelabuhan Tanjung Emas Semarang mendorong motor melewati genangan banjir akibat rob yang menjebol tanggul laut. (I.C.Senjaya/Antara)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Ratusan warga yang terdampak banjir rob mulai mengalami gatal-gatal. Sebagian meriang. Posko kesehatan pun dibanjiri warga. Mereka antre untuk mendapatkan obat. Seperti di RW 1 Bandarharjo, sebanyak 833 warga alami gata-gatal dan meriang.

Lurah Bandarharjo, Emi Setiana Estu Handayani, seperti dikutip Radar Semarang mengatakan, sebagian besar warga dari RT 1 hingga RT 9 RW 1 Bandarharjo, terkena gatal-gatal di bagian kaki. Ada yang demam dan darah tinggi.

Layanan kesehatan telah dibuka di beberapa titik. Petugas puskesmas dan polairut diturunkan di posko-posko kesehatan untuk memudahkan pelayanan. “Jadi warga tidak usah pergi ke puskesmas, ada posko juga ini,” katanya yang juga mengaku meriang.

Salah satu warga, Hartono, mengaku mengalami gatal-gatal dan meriang. “Ini lho mas, ada kayak kutilnya ini to. Dari kemarin ini,” ujarnya.

Hal sama juga dirasakan Khoiriyah, warga lain. Bahkan dia merasakan pusing. “Ini saya masih periksa di posko dengan cucu saya. Cucu saya pusing ini,” ujar warga RT 7 RW 1 itu.

Staff Biddokkes Polda Jateng, Kompol dr Yayuk, menjelaskan, sejak banjir rob kemarin pihaknya telah memberi bantuan layanan kesehatan, obat-obatan, dan logistic lain kepada warga terdampak. “Hari ini kita sudah melayani 100 orang di kantor Dipol Air,” katanya. (jawapos/fajar)

  • Bagikan