Tenaga Kesehatan Jadi Korban Pembacokan, Korban Trauma Berat

  • Bagikan
Ilustrasi Kriminal Pembacokan

FAJAR.CO.ID, PAPUA -- Dua orang nakes jadi korban kriminal di Sorong Selatan. Aksi penabrakan dan pembacokan dialami Retno Ermawati dan Hanny Ulfa. Keduanya saat ini menjalani perawatan di RSUD Scholoo Keyen.

Retno Ermawati, salah satu korban pembacokan menceritakan saat dirinya bersama Hanny Ulfa, dibacok oleh orang tidak dikenal. Ia mengisahkan, dirinya bersama temannya tidak mengetahui dari mana pelaku membuntuti mereka.

"Awalnya kami tidak tau dari mana pelaku membuntuti kami. Namun saat mendekati Kampung Mlasuat, Distrik Saifi, kami ditabrak, dan motor yang kami tumpangi dan pelaku sama-sama tersungkur," ujar Retno Ermawati, kepada wartawan saat menjalani perawatan di RSUD Scholoo Keyen, Minggu (29/5/2022).

"Jadi waktu kami ditabrak dan masih dalam posisi tersungkur, pelaku bangun duluan, awalnya kami kira pelaku ingin menolong kami, ternyata ia mengambil alat tajam di dalam tas miliknya dan membacok dada saya bagian kanan," sambungnya.

"Saat mendorong Hanny Ulfa ke dalam semak saya teriak minta tolong. Pelaku kembali menghampiri saya dan membacok saya dari belakang. Saya tidak hitung berapa kali dibacok, namun pelaku terus membacok berkali-kali," pungkasnya sambil meneteskan air mata.

Dari peristiwa ini, Retno dan Ulfa mengakui dirinya sangat trauma dan takut dengan kejadian yang tengah dialami dirinya. (*)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan