Kisah Duka Kakek yang Nikahi Gadis 19 Tahun

  • Bagikan
Kakek nikahi gadis 19 tahun di Pemanukan, Subang. Foto: Ist/radarcirebon.com--


FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Ternyata ada kisah duka dibalik pernikahan H Romansyah yang merupakan pengusaha beras tersebut. Ia telah kehilangan istri dan anak tunggalnya.

H Romansyah ternyata pengusaha di bidang beras. Dia biasa membeli padi basah, oven kemudian penggilingan dan mengirim ke pasar induk di Jakarta.

Disebutkan bahwa H Romansyah memiliki sawah hingga ratusan hektare yang dikelola oleh penggarap.

Diketahui H Romansyah kini berusia 65 tahun. Sementara istri yang baru dinikahinya berusia 19 tahun.

"Tinggal incu hiji," kata H Romansyah, saat disambangi Anggota DPR RI, Dedi Mulyadi ke kediamannya.

Diceritakan bahwa sang anak meninggal dunia di usia 40 tahunan, sekitar tahun lalu. Sebelumnya, H Romansyah juga baru kehilangan istri tercintanya sekitar 1,5 tahun yang lalu.

"Sakit gula. Sudah 20 tahunan bolak-balik ka Bandung (berobat). Sabulan sakali," ucap H Romansyah yang berpenampilan sederhana tersebut.

Sang istri kondisinya semakin parah. Penyakit diabetes tersebut merembet ke penglihatannya, kemudian ginjal.

Yang kemudian menuntut dilakukannya cuci darah secara rutin. Penyakit tersebut rupanya juga dialami anak semata wayangnya.

Anak tunggalnya itu, juga sakit gula dan sejak umur 26 tahun sudah rutin berobat hingga akhirnya meninggal dunia di usia 40 tahun.

Sementara cucu dari H Romansyah saat ini berusia 17 tahun dan tinggal bersama ibunya.

Kisah sukses H Romansyah ini, rupanya tidak datang dengan mudah. Tahun 1985-an, dia mengawali dari pekerjaan sebagai panggul beras.

Hingga kini, dia memiliki satu penggilingan sendiri, sawah lebih dari 100 hektare dan armada sendiri untuk mengantarkan beras ke pasar induk.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan