Hamka B Kady Kuliti Pejabat Kementerian Desa: Pendamping Desa Tidak Boleh Mewakili Warna Apapun!

  • Bagikan
Anggota Komisi V DPR RI, Hamka B Kady (foto: ist)

Selanjutnya Hamka B Kady menyoroti independensi Tenaga pendamping desa yang jumlahnya mencapai 35 ribu orang yang tersebar di seluruh Indonesia.

Hamka menegaskan pendamping desa yang jumlah tidak sedikit ini jangan sampai disusupi oleh partai politik manapun dan warna apapun.

Pasalnya ia menduga Tenaga pendamping desa sangat gampang dibelokkan ke kiri, atau ke kanan.

"Tenaga pendamping ini tidak ada warna (partainya). Pendamping Desa tidak boleh mewakili warna apapun. Untung di daerah saya tidak ada yang begitu. Kalau ada pasti saya habisi, kecuali dia sembunyi-sembunyi," tegasnya.

Kemudian Inspektorat Jendral Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi juga tak luput dikuliti Hamka.

Ia mempertanyakan cara Inspektorat mengendalikan dana desa. Pasalnya hingga saat ini ia belum mendengar hasil audit inspektorat terhadap seluruh dana desa yang ada di Indonesia.

"Saya ingin mengetahui bagaimana cara bapak mengendalikan dana desa. Cara pemeriksaannya seperti apa. Apakah inspektorat turun ke daerah-daerah ataukah nanti terjadi baru diperiksa," tukasnya.

"Belum pernah saya mendengar bagaimana hasil audit bapak terhadap seluruh dana desa yang ada di Indonesia. Kalau saya yang mau mengetahuinya, tinggal saya kontek BPK," tekannya lagi. (dra/fajar)

  • Bagikan