IAS Bawa Gerbong ke Golkar, Demokrat Pecah Ban? Ni’matullah: Tidak Masalah

  • Bagikan
Ketua Demokrat Sulsel, Ni'matullah

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Partai Demokrat Sulsel kini terpecah dua kubu pasca musyawarah daerah (Musda) tahun lalu. Kubu Ilham Arief Sirajuddin (IAS) dan petahana, Ni'matullah RB.

Dalam musda, 16 DPC menyatakan dukungan untuk mantan Wali Kota Makassar, IAS sedangkan 9 suara Wakil Ketua DPRD Sulsel, Ni'matullah.

Irisan dua kubu kader segitiga mercy di Sulsel kian lebar setelah Ketum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menunjuk Ni'matullah sebagai ketua DPD Partai Demokrat Sulsel.

Hingga pelantikan Ni'matullah di Hotel FourPoint, Sabtu 28 Mei 2022 lalu, 10 DPC Demokrat tidak hadir. Hanya 6 DPC pendukung IAS yang hadir.

Tidak sampai di situ, 10 DPC Demokrat sudah membulatkan tekad untuk keluar dari partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono.

Adapun 10 ketua DPC itu antara lain Ketua Demokrat Maros Amirullah Nur Saenong, Ketua Demokrat Luwu Utara Ansar Akib, Ketua Demokrat Toraja Utara Hatson Bangru.

Ketua Demokrat Bulukumba A Murniyati, Ketua Demokrat Barru Irmawati Syahrir.

Ketua Demokrat Sinjai Muhammad Nasyid Umar, Ketua Demokrat Takalar Japri Y Timbo.

Ketua Demokrat Bantaeng Muh Arasy Kr Aca, Ketua Demokrat Wajo Rahman Rahim, dan Ketua Demokrat Pinrang sekaligus Bupati Pinrang Andi Irwan Hamid.

Ni'matullah yang dikonfirmasi soal hal tersebut enggan menanggapi banyak. Ia mengatakan gejolak seperti itu adalah bagian dari dinamika berpolitik.

"Itu hanya bagian dari dinamika berpolitik. Tidak masalah," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua DPC Demokrat Maros Amirullah Nur Saenong memastikan langkahnya dan teman-temannya meninggalkan segitiga mercy sudah bulat dan final.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan