KIB Cari Capres yang Siap Lanjutkan IKN, Said Didu: Signal Konsisten Lanjutkan Oligarki

  • Bagikan
Said Didu (ist)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Mantan Sekretaris Kementerian BUMN said didu mengomentari calon presiden (Capres) yang akan diusung Koalisi Indonesia bersatu (KIB).

Salah satu syarat yang diumumkan oleh Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto adalah siap melanjutkan rencana pembangunan ibu kota negara (IKN) di Kalimantan Timur.

said didu menilai proyek IKN sarat akan kepentingan oligarki yang ada di rezim Jokowi saat ini.

Karena itu, dia menilai KIB dibentuk hanya untuk mempersiapkan calon yang akan didukung Jokowi dengan melanjutkan beberapa program yang belum selesai di eranyanya.

"Ini signal bahwa KIB akan konsisten lanjutkan oligarki. Makin jelas, bahwa KIB memang disiapkan Pak De untuk kendaraan calon yang dia inginkan demi "pengamanan"," tulis said didu di akun Twitter @msaid_didu, Kamis (9/6/2022).

said didu lantas mengingatkan masyrakat untuk berhati-hati terhadap tiga parpol yang ada di KIB.

"Rakyat harus paham bahwa partai-partai dalam KIB (Golkar, PPP, dan PAN) sudah selevel dengan relawan," tegasnya.

Sebelumnya, Airlangga Hartarto membeberkan sejumlah syarat bagi capres yang akan diusung oleh KIB di 2024.

Menurut Airlangga, KIB mencari sosok yang tak teridentifikasi dengan politik aliran dan siap melanjutkan program IKN.

"Itu salah satu hal yang didorong. Karena politik aliran tidak bisa dilepaskan dari tentunya yang super kiri dan super kanan. Ekstrem. Kita tidak cari yang ekstrem," kata Airlangga dalam acara Blak-blakan detikcom, dikutip Rabu (8/6/2022).

Selain politik aliran, Airlangga juga menyebut calon harus siap melanjutkan pembangunan pemerintah, termasuk program IKN. Sebab, kata dia, IKN wajib dijalankan karena telah memiliki undang-undang.

  • Bagikan