PKB dan PKS Ingin Bangun Koalisi Semut Merah, Achmad Baidowi Singgung Ambang Batas 20 Persen

  • Bagikan
Politisi PPP, Achmad Baidowi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Ketua DPP PPP Achmad Baidowi atau Awiek menyinggung soal angka Presidential Threshold (PT) 20 persen ketika dirinya ditanya tentang rencana koalisi PKB dengan PKS.

Sebab, kata Awiek, gabungan dua partai itu belum cukup untuk bisa mengusung tokoh menjadi capres-cawapres 2024.

Adapun, perolehan kursi PKB di DPR berjumlah 55 atau 10,09 persen, sementara PKS memiliki 50 kursi atau 8,7 persen.

"Kalau kontruksinya Pilpres 2024, ya, koalisi dua partai itu belum cukup untuk mengusung calon presiden, belum memenuhi 20 persen kursi DPR," kata Awiek melalui layanan pesan, Jumat (10/6).

Namun, Wakil Ketua Baleg DPR RI itu tetap menghargai PKB dengan PKS yang berencana membangun poros kerja sama politik.

Menurut dia, iklim politik makin bagus apabila jumlah koalisi menuju Pilpres 2024 beragam.

"Makin banyak koalisi, makin berkerja sama, ya, makin bagus," ujar Awiek.

Dia mengatakan PPP untuk saat ini tidak berminat bergabung ke koalisi tersebut. Partai berlambang Ka'bah fokus ke Koalisi Indonesia Bersatu bersama Golkar dengan PAN.

"Kami, kan, sudah bergabung ke koalisi," ujar Awiek.

PKS dan PKB menjajaki pembentukan koalisi yang diberi nama Koalisi Semut Merah.

Hal ini diungkapkan oleh Sekjen PKS Habib Aboebakar Al-Habsyi dan Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (9/6).

Aboebakar menjelaskan koalisi itu berawal saat Milad ke-20 PKS beberapa waktu lalu. "Jadi, pertemuan itu sebenarnya pertemuan perjodohan. Kami ingin bercinta di ruang yang dibuat untuk perkawinan. Jadi, PKS membuka peluang," kata Habib Aboe.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan