Sejumlah Menteri Manfaatkan Jabatan Jelang Pilpres, Politisi PDIP: Harus Segera Reshuffle

  • Bagikan
Ilustrasi Reshuffle Kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin

FAJAR.CO.ID -- Politikus PDI Perjuangan Masinton Pasaribu mendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk segera melakukan reshuffle kabinet dalam rangka meningkatkan kinerja pemerintahan.

Menurut Masinton, reshuffle juga penting untuk memastikan jajaran menteri fokus bekerja dalam mewujudkan program-program Presiden Jokowi yang belum tuntas.

“Jadi, saya lihat memang harus segera dilakukan reshuffle, jangan hanya sekadar wacana saja. Harus menjadi sebuah tindakan, action. Jadi, harus segera reshuffle (untuk meningkatkan kinerja) dan itu tadi supaya fokus,” kata Masinton, Minggu (12/6).

Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP ini mengungkapkan, secara normatif reshuffle kabinet adalah kewenangan mutlak atau hak prerogatif Presiden Jokowi. Dia menilai, reshuffle juga bisa dipandang sebagai momentum melakukan evaluasi atas kinerja para menteri Jokowi.

“Kalau secara politik, reshuffle juga bisa sebagai upaya koreksi atas relasi politik yang ada, karena kabinet ini juga terdiri koalisi partai politik dan kalangan dari non partai politik,” tegas Masinton.

Menurut Masinton, Presiden Jokowi perlu memberikan perhatian dan catatan terhadap para menteri yang sudah tidak fokus lagi bekerja, karena memiliki keinginan untuk mencalonkan diri di pilpres 2024. Masinton menilai keberadaan para menteri tersebut bakal mengganggu kinerja pemerintahan Jokowi.

Termasuk, menteri-menteri yang memimpin sektor-sektor kebutuhan masyarakat. Menurut Masinton, mereka juga perlu dievaluasi karena banyak persoalan pangan yang belum tuntas penyelesaiannya, seperti masalah minyak goreng.

  • Bagikan