Dukung UMKM Naik Kelas, Realisasi Penjaminan KUR Jamkrindo Naik 65 Persen

  • Bagikan
Ilustrasi penjaminan KUR oleh Jamkrinda

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Dukungan pemulihan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari dampak Pandemi Covid-19 perlu terus ditingkatkan untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Melalui dukungan layanan penjaminan, jamkrindo yang merupakan anak usaha Indonesia Financial Group (IFG) bertekad membuka peluang aksesibilitas finansial umkm agar para pelaku usaha bisa naik kelas.

Dalam menjaga ketahanan tulang punggung perekonomian Indonesia tersebut, hingga Mei 2022, jamkrindo telah merealisasikan volume penjaminan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp82,62 triliun atau naik 65% dari periode yang sama tahun sebelumnya (yoy) dengan jumlah umkm yang dijamin sebanyak 1,84 juta umkm.

Adapun untuk penjaminan Kredit Modal Kerja (KMK) dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), sejak program tersebut diluncurkan pada Juli 2020, sampai dengan saat ini, jamkrindo bersama dengan anak usahanya PT Penjaminan jamkrindo Syariah (Jamsyar), telah mencatatkan penjaminan KMK PEN senilai Rp 26,32 triliun, dengan rincian jamkrindo senilai Rp 17,88 triliun dan Jamsyar senilai Rp 8,34 triliun.

Direktur Utama jamkrindo Putrama Wahju Setyawan mengungkapkan, sektor umkm telah melalui tantangan yang berat karena menghadapi ketidakpastian usaha akibat pandemi berkepanjangan. Dukungan meningkatkan penjaminan pun ditunjukkan jamkrindo sebagai perusahaan yang mendapat tugas menjamin KUR lewat penyediaan penjaminan kredit yang inovatif, kompetitif dengan pelayanan profesional, efektif dan efisien secara berkelanjutan.

  • Bagikan