Mahathir Mohamad Beber Tipe Pemimpin yang Bisa Membuat Rakyat akan Membayar Harga yang Amat Mahal

  • Bagikan
Eks PM Malaysia Tun Mahathir Mohamad (kiri) saat mengunjungi Ketua Umum NasDem Surya Paloh (kanan) di NasDem Tower, Gondangdia, Jakarta Pusat, Jumat (17/6) Foto: Kenny Kurnia Putra/JPNN.com

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad memberikan pujian atas kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Mahathir mengungkapkan Indonesia di bawah kepemimpinan Jokowi sedang berjalan di atas landasan yang sewajarnya.

Dia mengatakan bahwa Malaysia pun turut berbangga apabila Indonesia mencapai kejayaan dan rakyatnya sejahtera.

Sebab, kejayaan-kejayaan ini akan turut dirasa dan dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia. "Alhamdulillah dari pengamatan saya, dan juga yang saya dengar, Indonesia di bawah kepemimpinan Pak Jokowi sedang berjalan di atas landasan yang sewajarnya," kata Mahathir saat memberikan kuliah umum di Rapat Kerja Nasional Partai NasDem di Balai Sidang Jakarta, Senayan, Jakarta, Jumat (17/6).

Dia mengatakan bahwa Malaysia pun turut berbangga apabila Indonesia mencapai kejayaan dan rakyatnya sejahtera. “Ini karena kejayaan-kejayaan ini akan turut dirasa dan dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia,” jelas Mahathir.

Dia menambahkan keberhasilan kepemimpinan Jokowi pastinya tidak lepas dari Partai NasDem dan Surya Paloh sebagai pimpinan partai politik itu.

"Pastinya, Partai Nasdem dan kepemimpinannya Bapak Surya Paloh turut berperan membantu memastikan kepemimpinan nasional Indonesia terus berbakti kepada rakyatnya supaya kemajuan yang lebih baik," ungkap Mahathir.

Mahathir dalam kesempatan itu juga berbagai pemikiran mengenai pemimpin yang baik. Dia mengatakan seorang pemimpin harus memiliki kepemimpinan nasional.

Menurutnya, untuk mencapai hal itu maka pemimpin harus memahami pemikiran rakyatnya. Setelah itu, pemimpin akan berempati pada nasib rakyat dan mau memperjuangkan masa depan mereka.

"Keputusan serta dasar yang diperkenalkan harus merangkum mayoritas masyarakat, tanpa mendahulukan kepentingan satu kelompok," kata dia.

Mahathir menambahkan kepemimpinan nasional memerlukan keberanian dalam membuat keputusan dan tindakan yang meski pahit harus dilakukan untuk kepentingan masyarakat.

Dia mengatakan bahwa banyak pemimpin yang tidak memiliki keberanian dan mencari jalan yang mudah. Hasilnya, rakyat akan terlena dan tanpa sadar negara juga ikut rusak. "Ketika itu, rakyatlah yang akan membayar harga yang amat mahal," kata Mahathir.

Dia menyatakan pemimpin yang mendapat kepercayaan rakyat harus amanah. Oleh karena itu, pemimpin perlu terus mencari ilmu dan menambah pengetahuan.

Mahathir menyatakan kemajuan dapat dicapai apabila pemimpin mempunyai ide dan perancangan yang teratur untuk pembangunan negara. “Perancangan-perancangan ini perlu pendekatan jangka panjang dan jangka pendek," pungkas Mahathir Mohamad. (ant/jpnn/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan