Sarinah, Wariskan Cinta Kasih ke Soekarno

  • Bagikan
Soekarno dan Sarinah (ANRI)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Sarinah di Jalan MH Thamrin, Jakarta, tak sekadar menjadi pusat perbelanjaan pertama di Indonesia.

Nama Sarinah dilekatkan pada mal pertama di Indonesia itu. Proklamator Soekarno mengagumi sosoknya yang telah mewariskannya cinta kasih.

Dikutip dari laman resmi dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu, Sarinah menjadi PT Department Store Indonesia berdasarkan Akta Nomor 33 tanggal 17 Agustus 1962 dan diresmikan pada 15 Agustus 1966.

Dalam perjalanannya, Sarinah terus bersolek. Direnovasi besar-besaran sejak 2020 dan kembali hadir dengan tampilannya yang baru sejak Maret 2022.

Konsepnya pun mengusung community mall yang mejadi ruang kreativitas dan tempat bagi komunitas untuk berkumpul di Sarinah.

Keberadaannya digagas proklamator sekaligus presiden pertama Indonesia, Soekarno. Sarinah sebagai pusat perdagangan dan promosi barang-barang produksi dalam negeri, terutama hasil pertanian dan perindustrian rakyat.

Pengunjung memadati pelopor bisnis ritel modern di Indonesia ini, Sarinah. (EDY ARSYAD/FNN)

Lantas Mengapa Soekarno memberikan nama pelopor bisnis ritel modern di Indonesia itu menjadi Sarinah?

Dalam buku Bung Karno, Penyambung Lidah Rakyat Indonesia, karya Cindy Adams, tampak Soekarno sangat mengagumi seorang gadis yang membesarkannya, Sarinah.

"Di samping ibu ada Sarinah, gadis pembantu kami yang membesarkanku. Bagi kami pembantu rumah tangga bukanlah pelayan menurut pengertian orang Barat. Di Kepulauan kami, kami hidup berdasarkan asas gotong royong kerja sama tolong menolong."

"Sarinah adalah bagian dari rumah tangga kami. Tidak kawin. Bagi kami dia seorang anggota keluarga kami. Dia tidur dengan kami, tinggal dengan kami, memakan apa yang kami makan, akan tetapi ia tidak mendapatkan gaji sepeser pun."

  • Bagikan