Kementan Siapkan Vaksin untuk Tekan Wabah PMK pada Ternak

  • Bagikan
ILUSTRASI

Vaksinasi berikutnya dilakukan di Jawa Tengah pada tanggal 18 Juni 2022 dimulai dari Kabupaten Sukoharjo, dan PADA 20 Juni 2022 dilakukan vaksinasi di Jawa Barat yang dimulai di Kabupaten Sumedang.

Kuntoro menyebut sebanyak 800 juta dosis vaksin mulai Rabu 22 Juni 2022 sudah didistribusikan ke UPT Perbibitan dan 19 provinsi, yaitu Aceh, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Riau, Lampung, Bangka Belitung, Banten, DIY, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Bengkulu, DKI Jakarta.

Selanjutnya, vaksinasi akan segera dilakukan di 10 (sepuluh) Unit Pelaksana Teknis (UPT) perbibitan, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD), KUD Sapi Perah, sapi perah dan sapi potong di peternak rakyat.

Dia menambahkan Posko PMK di daerah wabah harus dapat memastikan data target populasi melalui pendataan hewan rentan.

Hal ini karena populasi hewan sehat di lapangan sangat dinamis sehingga data kasus dan lokasinya harus terus dipantau dan di-update populasi sasaran vaksinasi.

“Saat ini masing-masing Posko PMK di daerah sedang mendata populasi ternak yang akan divaksin untuk dilaporkan ke Pusat,” ungkap Kuntoro.

Adapun data dan informasi ini sangat diperlukan karena ternak yang divaksin adalah ternak yang sehat, sedangkan ternak yang sakit difokuskan untuk pengobatan serta ternak yang sudah sembuh tidak direkomendasikan untuk divaksin karena sudah terbentuk antibodi sendiri dalam tubuh ternak tersebut.

Kementan menegaskan untuk mencapai keberhasilan vaksinasi PMK membutuhkan partisipasi aktif dari para peternak untuk mempersiapkan data dan informasi ternak yang akan divaksin ke Posko PMK setempat.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan