Terdeteksi di Inggris, Virus Polio Kembali Muncul Usai Menghilang 40 Tahun

  • Bagikan
Ilustrasi vaksin polio

FAJAR.CO.ID, LONDON--Untuk pertama kalinya usai hampir 40 tahun menghilang, virus polio kembali menghantui.

Virus yang memicu penyakit kelumpuhan ini terdeteksi di Inggris. Penemuan virus polio ditemukan di dalam air limbah.

Sejauh ini, belum ada kasus polio yang terdeteksi secara langsung di Inggris. Namun, para ilmuwan justru menemukan wabah tersebut melalui jalur tidak langsung.

Mereka telah menemukan beberapa versi virus dalam air limbah sesuai laporan Badan Keamanan Kesehatan Inggris.

“Risiko bagi masyarakat umum sangat rendah, karena sebagian besar orang di Inggris divaksinasi polio selama masa kanak-kanak dan karena itu terlindungi dari infeksi,” kata Badan Kesehatan Inggris seperti dilansir dari NPR, Jumat (24/6).

Akan tetapi, badan tersebut mendorong siapa pun yang belum sepenuhnya diimunisasi untuk menjadwalkan janji segera. Pasalnya imunisasi diklaim akan mencegah penularan.

Kronologi Penemuan Virus

Antara Februari dan Mei, para ilmuwan Inggris menemukan beberapa sampel yang mengandung versi virus yang terkait erat dalam air limbah di London Beckton Sewage Treatment Works, pabrik pengolahan air terbesar di Inggris.

Urutan genetik virus menunjukkan telah ada beberapa penyebaran antara individu yang terkait erat di London utara dan timur.

Orang yang terinfeksi polio, atau yang telah divaksinasi dengan versi virus yang hidup, meninggalkan jejak virus di tinja mereka yang akhirnya berakhir di air limbah.

Jadi hipotesis saat ini adalah bahwa orang yang terinfeksi membawa virus ke London dan kemudian menyebarkannya ke orang lain yang tidak diimunisasi.

Para ilmuwan di Inggris dengan cepat memperluas pengawasan sampel limbah “Kami segera menyelidiki untuk lebih memahami sejauh mana penularan ini,” kata ahli epidemiologi Vanessa Saliba untuk Badan Kesehatan Inggris UKHSA, dalam pernyataannya.

Apa Itu Polio?

Polio menyebabkan kelumpuhan permanen pada orang yang tidak divaksinasi lengkap pada sekitar 5 dari setiap 1.000 kasus. Polio menyebar melalui rute fekal-oral. Artinya, ketika seseorang secara tidak sengaja menghirup tinja yang terinfeksi.

Kasus polio terakhir di Inggris terjadi pada tahun 1984. Inggris dinyatakan bebas polio pada tahun 2003. Pandemi telah memberi peluang polio untuk muncul kembali di banyak negara.

Dari 2019 hingga 2020, jumlah kasus polio di seluruh dunia hampir tiga kali lipat, NPR melaporkan pada bulan April, menghasilkan lebih dari seribu kasus yang diketahui tersebar di hampir 30 negara. Tahun lalu, dunia mencatat lebih dari 600 kasus polio.(jpc/fajar)

  • Bagikan