Kasus Covid-19 Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 Mulai Meneror Warga Tangerang

  • Bagikan
Ilustrasi Covid-19

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Kasus covid-19 subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 mulai meneror warga Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

Tercatat dalam dua pekan terakhir, telah terjadi lonjakan sebanyak 249 kasus aktif covid-19 subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 di daerah itu.

"Pada 11 Juni 2022 ada 87 kasus, melonjak dalam dua pekan terakhir 249 kasus aktif covid-19 Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5," kata Jubir Satgas covid-19 Kabupaten Tangerang, dr Hendra Tarmizi, Minggu 26 Juni 2022.

Diterangkan Hendra, 7 orang diantaranya yang terpapar covid-19 subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 tersebut kini di rawat di rumah sakit rujukan.

Sedangkan, 242 orang lainnya sedang menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah masing-masing.

"Dalam dua pekan ini lonjakan kasusnya hingga 100 persen," ucapnya

Menurutnya, lonjakan kasus covid-19 di Kabupaten Tangerang terjadi setelah munculnya subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 di wilayah Indonesia.

Terutama, setelah Omicron BA.4 dan BA.5 masuk ke wilayah DKI Jakarta dan Bali.

Terlebih, rata-rata pasien yang terpapar covid-19 varian baru ini bekerja ataupun sering melakukan mobilitas ke wilayah DKI Jakarta.

"Jadi perkiraannya seperti itu, melonjaknya memang setelah Omicron BA.4 dan BA.5 ini masuk ke wilayah DKI dan Bali," ujarnya

Pun begitu, dia mengungkapkan, pasien positif covid-19 yang melakukan isoman saat ini rata-rata telah sembuh dan sudah beraktivitas kembali.

dr Hendra juga menyebut, angka kematian yang terpapar subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 ini sangat kecil. Selain itu proses penyembuhannya juga cukup cepat.

  • Bagikan