Kisah Gus Dur dan Ibu Tua Penjual Durian, Ajudan Cuma Bisa Geleng-geleng, Merinding!

  • Bagikan
KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur adalah Presiden Indonesia ke empat yang banyak orang tidak menyangka beliau menduduki posisi orang nomor satu.

Selain sebagai negarawan, Gus Dur juga diyakini seorang Wali Allah, dimana nasabnya juga nyambung ke Walisongo.

Salah satu keunikan Gus Dur yang diakui banyak orang adalah kelebihannya mengetahui peristiwa sebelum kejadian.

Hal ini tak jarang banyak kalangan yang menyebut Gus Dur sebagai wali Allah.

Suatu ketika diceritakan, Gus Dur saat masih menjabat Presiden RI melakukan lawatan kerja ke Kota Malang, Jawa Timur.

Di tengah perjalanan, tiba-tiba Gus Dur memerintahkan supirnya untuk berhenti.

“Kita beli duren dulu!!” kata Gus Dur, dilansir dari cuitan Twitter @SekarJayanti07, Senin (27/6/2022).

Akhirnya rombongan kepresidenan berhenti semua. Setelah membeli beberapa durian, Gus Dur berkata,

“Yang di amplop itu berikan ke ibu ini!”

Sang Ajudan seperti tidak percaya dengan apa yang didengar.

Ajudan itu pun mendekati Gus Dur sambil berbisik.

“Pak, uang yang di amplop sepuluh juta.”

“Iya kasihkan semua!” suruh Gus Dur.

Akhirnya sang ajudan pun memberikan amplop kepada si penjual durian.

Subhanallah, seketika si penjual durian yang notabene adalah seorang ibu paruh baya langsung bersimpuh di depan Gus Dur.

“Alhamdulillah… Yaa Allah, Terima kasih Pak Gus Dur. Tadi anak saya tidak bisa dibawa pulang dari rumah sakit, jika tidak bisa membayar uang sepuluh juta. Anak saya dirawat di rumah sakit,” kata ibu penjual durian itu.

Lahu Al Faatihah! (dra/fajar)

  • Bagikan