Liang Batu Genra di Selayar, Hunian Manusia Prasejarah

  • Bagikan
Liang Batu Genra merupakan liang hunian manusia sekitar 9000 tahun yang lalu. (Dokumen Balai Arkeologi Sulsel).

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Pulau Selayar memiliki potensi tinggalan budaya prasejarah di masa lampau. Liang Batu Genra misalnya. Gua tersebut terletak di Dusun Saburangia, Desa Mekar Indah, Kecamatan Buki, Kepulauan Selayar Sulsel.

Melansir laman resmi Balai Arkeologi Provinsi Sulawesi Selatan, mereka telah dilakukan penelitian di Liang Batu Genra selama 22 hari. Tim Penelitian dari Balai Arkeologi Sulawesi Selatan itu diketuai oleh Bernadeta AKW, M.Si dan beranggotakan 10 orang.

Liang ini berada di sebuah bukit karst di pesisir pantai, berjarak sekitar 500 meter ke arah timur dari permukiman penduduk. Arah mulut gua menghadap ke barat dengan sirkulasi udara dan pencahayaan yang cukup bagus, terlebih lagi didukung adanya cahaya matahari yang masuk melalui lubang yang terdapat pada bagian langit-langitnya.

Ekskavasi telah dilakukan di situs Liang Batu Genra dengan membuka dua kotak gali berukuran 1 x 1 meter yang saling berdekatan. Kotak digali hingga kedalaman 110 sentimeter. Temuan yang diperoleh menyajikan sejumlah data budaya materi (artefak) yang dapat menjadi acuan untuk memberi gambaran kehidupan manusia yang menghuni liang ini.

Secara keseluruhan himpunan temuan lebih didominasi oleh artefak yang terbuat dari kerang. Sebagian artefak di antaranya juga dibuat dari tulang binatang. Sisa-sisa makanan berupa kerang dan tulang juga cukup banyak ditemukan dalam penggalian.

Data pertanggalan yang diperoleh dari hasil penelitian menunjukkan bahwa Liang Batu Genra telah dihuni oleh manusia prasejarah sejak 9000 tahun yang lalu.

  • Bagikan