Pernyataan Terkini Irjen Dedi Prasetyo soal Kasus AKBP Brotoseno, Tim Sudah Berikan Rekomendasi kepada Kapolri

  • Bagikan
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo. ANTARA/HO-Polri

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Kepala Divisi Humas Polri, irjen dedi prasetyo mengatakan tim peneliti yang dibentuk untuk melakukan peninjauan kembali (PK) atas putusan sidang etik AKBP Brotoseno telah memberikan rekomendasi kepada kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"Saya dapat informasi dari Pak Kadiv Propam (Irjen Ferdy Sambo) bahwa tim yang sudah dibentuk Bapak kapolri sudah bekerja dan sudah memberikan rekomendasi kepada pimpinan," kata Irjen Dedi di Mabes Polri, Selasa (28/6).

Perwira tinggi Polri itu mengatakan rekomendasi dari tim peneliti tersebut ialah supaya pimpinan membentuk komisi banding kode etik.

Dia menjelaskan komisi banding kode etik itu akan dipimpin oleh Irwasum Mabes Polri Komjen Agung Budi Maryoto.

Tim beranggotakan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, Kepala Divisi Hukum Polri Irjen Remigius Sigid Tri Hardjanto, dan Asisten Sumber Daya Manusia Polri Irjen Wahyu Widada.

Dedi mengatakan apabila nanti pembentukan komisi banding kode etik itu sudah ditandatangani oleh kapolri Jenderal Listyo, maka tim tersebut segera bekerja dan melakukan sidang ulang kembali.

"Melakukan sidang ulang kembali terkait putusan kode etik yang sudah diputuskan pada 2020," ujar Irjen Dedi.

Hanya saja, jenderal bintang dua ini enggan menjelaskan kapan sidang peninjauan kembali putusan etik AKBP Brotoseno itu dilakukan.

Termasuk apakah sidang akan digelar terbuka atau tertutup, juga belum bisa disampaikan. “Itu teknis, itu nanti Kadiv Propam,” kata Irjen Dedi.

Seperti diketahui, kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membentuk tim peneliti terkait hasil putusan sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) AKBP Raden Brotoseno.

  • Bagikan